Waduh! Undana Temukan Nilai Rapor ‘Disulap’, 70 Persen Esai Peserta Diduga Dibantu AI

Seleksi Mandiri 2026

Foto cover: Maxi Charles Talaen, S.T., M.Si., Kepala Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan Undana (kanan depan); Hendro Soepranoto, S.Kom., M.Si., KaPokja Data Akademik Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Undana. (kiri belakang). (Foto: Dok Humas Undana / Olahgrafis: Vico Patty-BF)
Undana resmi mengumumkan hasil Seleksi Mandiri 2026. Namun di balik kelulusan 1.738 calon mahasiswa, kampus menemukan fakta mengejutkan: ada peserta yang mengubah nilai rapor dan ribuan esai yang terindikasi mirip akibat penggunaan AI.

BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) menetapkan 1.738 peserta lolos Seleksi Mandiri Masuk Universitas Nusa Cendana (SMMU) 2026. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Rektor Undana, Prof. Jefri Samuel Bale, di Gedung Rektorat, Sabtu (20/6/2026).

Menurut rektor, seluruh proses seleksi berjalan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan adil.

🤖 AI Jadi Sorotan, 70 Persen Esai Terlihat Mirip

Kepala Pokja Data Akademik BAK Undana, Hendro Soepranoto, menjelaskan bahwa tim menilai peserta melalui enam komponen, mulai dari akreditasi sekolah, nilai rapor, nilai mata pelajaran pendukung, nilai ujian sekolah, esai deskripsi diri, hingga prestasi tambahan.

Namun, saat proses verifikasi berlangsung, tim menemukan fenomena menarik.

Hendro Soepranoto – “Ditemukan sejumlah peserta yang mengisi data nilai tidak sesuai dengan rapor asli, bahkan ada indikasi sengaja menaikkan nilai”

Selain itu, tim juga mendeteksi sekitar 70 persen esai peserta memiliki tingkat kemiripan yang tinggi.

Meski demikian, Undana tidak melarang penggunaan AI. Akan tetapi, penilai tetap memberikan skor lebih tinggi pada jawaban yang jujur, reflektif, dan berasal dari pengalaman pribadi.

📑 Nilai Tak Sesuai? Langsung Dikoreksi

Hendro menegaskan tim seleksi langsung mencocokkan data digital dengan dokumen asli yang diunggah peserta.

Karena itu, setiap ketidaksesuaian nilai langsung dikoreksi berdasarkan dokumen resmi yang valid.

Baca juga: Bongkar Rahasia LPDP! Undana Datangkan 30 Kampus Dunia ke Kupang

Selain masalah data, tim penguji juga menemukan banyak peserta masih kesulitan menyusun argumentasi dan menuangkan ide secara sistematis dalam tulisan.

⏳ Wajib Lapor Diri, Jangan Sampai Gugur

Setelah dinyatakan lolos, peserta wajib melakukan lapor diri secara online pada 22–26 Juni 2026.

Kepala Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan Undana, Maxi Charles Talaen, mengingatkan agar seluruh data UKT diisi sesuai kondisi ekonomi keluarga yang sebenarnya.

Maxi Charles Talaen – “Apabila di kemudian hari ditemukan pemalsuan dokumen atau ketidaksesuaian data, Undana sepihak berhak menetapkan mahasiswa tersebut pada kelompok UKT tertinggi”

Selain itu, peserta yang tidak melakukan lapor diri hingga batas waktu yang ditentukan otomatis dianggap mengundurkan diri.

🎓 Pesan Tegas: Prestasi Harus Dibangun dengan Kejujuran

Langkah tegas Undana menunjukkan bahwa integritas akademik tetap menjadi prioritas utama.

Di tengah maraknya teknologi AI dan persaingan masuk perguruan tinggi, kampus ingin memastikan kursi yang tersedia benar-benar ditempati calon mahasiswa yang kompeten, jujur, dan siap berkembang di dunia akademik. (Sumber: Humas Undana – Alk / Vip – BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *