Keputusan ini menjadi babak baru dalam polemik dugaan intimidasi terhadap almarhumah dr Icha. Kini, sorotan publik makin tajam.
BEBER FAKTA – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, akhirnya mengambil langkah tegas terhadap kadernya, Veronika Lake. Anggota DPRD TTU itu resmi dinonaktifkan sementara dari seluruh aktivitas kepartaian setelah namanya dikaitkan dengan dugaan intimidasi terhadap almarhumah dr Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr Icha).
🚨 PDI-P: Tak Ada Toleransi untuk Dugaan Intimidasi
Keputusan tersebut diumumkan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI-P TTU, Carolus Sonbay, didampingi Sekretaris DPC Habel Manu Nufa dan Bendahara Andina Winantuningtias, Selasa (30/6/2026).
Sebelum menyampaikan sikap politiknya, PDI-P lebih dulu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dr Icha.
“Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan.”
Selanjutnya, partai menyatakan prihatin atas tekanan psikologis yang diduga dialami dr Icha sebelum meninggal dunia. Karena itu, PDI-P mengutuk segala bentuk intimidasi terhadap tenaga kesehatan.
⚖️ Veronika Dilarang Beraktivitas Politik
Sebagai konsekuensi, Veronika Lake untuk sementara tidak diperbolehkan menjalankan aktivitas politik yang berkaitan dengan PDI-P, termasuk aktivitas yang berhubungan dengan tugas kepartaian di DPRD TTU.
Carolus menegaskan partai tidak akan melindungi kader yang terbukti melanggar hukum.
Carolus Sonbay – “Jika terbukti bersalah berdasarkan proses hukum yang berlaku, partai tidak akan memberikan perlindungan dan mendukung pemberian sanksi sesuai aturan partai maupun ketentuan AD/ART Partai”
Meski demikian, PDI-P tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Partai juga meminta seluruh kader tidak memperkeruh suasana serta menyerahkan proses kepada aparat penegak hukum.
👮 Andreas Hugo Pareira: Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi
Sementara itu, Ketua DPP PDI-P Andreas Hugo Pareira membenarkan Badan Kehormatan Partai telah memanggil Veronika Lake untuk memberikan klarifikasi.
Andreas Hugo Pareira – “Hari ini anggota DPRD yang PDI Perjuangan itu sudah dipanggil oleh Badan Kehormatan Partai di TTU untuk diminta penjelasan dan klarifikasi”
Namun, menurut Andreas, partai belum akan menjatuhkan sanksi permanen sebelum penyelidikan kepolisian selesai.
“Kita tidak bisa menghukum orang kalau proses hukumnya belum selesai. Semua masih dugaan dan harus dibuktikan,” katanya.
Kini, perhatian publik tertuju pada hasil penyelidikan aparat. Kasus ini tidak hanya menguji penegakan hukum, tetapi juga komitmen partai politik dalam menjaga integritas kadernya. (*/Vip-BF)











