Transformasi Undana Nusa Tenggara Timur: Langkah Berani Rektor Prof Jefri Bale Wujudkan Satu Data Kampus

Foto: Istimewa
Di balik megahnya gedung rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, sebuah keberanian besar sedang diuji untuk meruntuhkan ego sektoral demi masa depan mahasiswa. Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., mengambil langkah tegas demi membenahi tata kelola pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur.

BEBER FAKTA—Langkah berani ini bermula saat rapat pimpinan berlangsung di ruang rapat Rektorat Undana, Kupang, pada Kamis (16/7/2026). Di hadapan jajaran rektorat, dekanat, hingga kepala UPT, Prof. Jefri Bale menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola kampus. Beliau menetapkan periode Juli hingga Agustus 2026 sebagai momentum evaluasi tahunan secara mendasar dan menyeluruh.

🎯 Ketegasan Menolak Angka Kepuasan Semu

Selama ini, evaluasi kinerja perguruan tinggi kerap terjebak dalam formalitas dan sekadar memamerkan angka kepuasan semu. Kondisi tersebut sering kali menyembunyikan berbagai kekurangan pelayanan internal yang dirasakan oleh mahasiswa maupun civitas akademika. Oleh karena itu, kepemimpinan baru ini memilih untuk memotret realitas secara jujur tanpa rekayasa.

📊 Menembus Dinding Ego Sektoral Data

Hambatan terbesar dalam tata kelola kampus sering kali bersumber dari ego sektoral antarunit kerja yang menyajikan data berbeda-beda. Ketiadaan basis data tunggal berpotensi memicu ketimpangan perencanaan, menurunkan mutu akademik, hingga menghambat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Menghadapi tantangan ini, Undana mewajibkan penggunaan satu basis data tunggal yang valid mulai tahun anggaran 2025.

💰 Reformasi Anggaran dan Target Pendapatan Kampus

Perjalanan reformasi ini juga menyasar efisiensi anggaran operasional yang selama ini dianggap kurang berorientasi pada luaran nyata. Mulai tahun depan, skema Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) untuk Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) resmi dihapuskan. Pembiayaan DPL dialihkan melalui sistem kompetisi proposal berisikan komitmen dan luaran yang jelas senilai minimal Rp25 juta. Di sisi lain, Undana mematok target pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp2 miliar pada Semester I. Selain itu, kampus juga menegaskan komitmen mutlak *zero tolerance* atau nol kasus terhadap segala bentuk kekerasan.

💬 Suara Ketegasan dari Ruang Rapat

Dalam nada bicara yang lugas dan penuh komitmen, Prof. Jefri Bale menyampaikan arahan kritikalnya kepada seluruh jajaran pimpinan.

“Satu yang paling penting bagi saya adalah ingin mendapatkan kebenaran yang terkait dengan kepuasan. Bukan cuma nilai kepuasannya yang mau kita kaitkan, tapi letak ketidakpuasannya yang kita harus terima. Ini di luar dari ukuran-ukuran kepentingan pegawai masing-masing. Saya belum mendapatkan bukti mengenai ‘satu data’ ini. Saya minta seluruh perencanaan tahun 2025 bisa menggunakan data yang sama, yaitu Satu Data. Di luar data itu, tidak akan kita akui,” tegas Prof. Jefri Bale pada Kamis (16/7/2026).

Beliau juga menambahkan kebijakan baru mengenai efisiensi perjalanan dinas dosen pembimbing.

“Tahun depan tidak ada lagi yang memiliki SPPD dari DPL. Kita kompetisikan di tingkat dosen DPL dengan nilai minimal Rp25 juta melalui proposal yang jelas komitmen dan luarannya. Untuk kebutuhan mahasiswa tetap kita dukung,” ungkap Rektor.

💡 Dampak Nyata Bagi Mahasiswa dan Citra Kampus

Kebijakan tegas ini membawa dampak perubahan sistemik yang sangat krusial bagi masa depan perguruan tinggi negeri tertua di NTT ini. Kepastian data dan efisiensi anggaran langsung berdampak positif pada peningkatan kualitas layanan akademik serta perlindungan hak-hak mahasiswa. Selain itu, pembenahan total terhadap situs web resmi universitas kini dirancang agar lebih informatif, responsif, dan inklusif bagi penyandang disabilitas.

🌐 Wajah Baru Undana yang Inklusif dan Akuntabel

Kini, Undana bergerak mantap meninggalkan pola birokrasi lama yang tumpang tindih menuju era keterbukaan informasi. Setiap rupiah dana operasional kini dipastikan berorientasi pada luaran riset dan pengabdian masyarakat yang berkualitas. Kampus ini siap membuktikan bahwa transparansi adalah kunci utama menuju perguruan tinggi bertaraf nasional.

🚀 Harapan Baru dari Bumi Flobamora

Perubahan besar selalu menuntut keberanian untuk mengoreksi diri dan meruntuhkan tembok nyaman birokrasi. Langkah pantang mundur yang diambil Undana menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur. Dari kampus ini, harapan akan pelayanan publik yang jujur, akuntabel, dan berorientasi pada manusia sedang diukir nyata.(*Sumber: Humas Undana-Ref/Red.01-BF)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *