KUPANG, Beber Fakta – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa (LB) Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menghasilkan dua nama calon Direktur Utama Bank NTT.
Hal itu diumumkan oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali Bank NTT usai RUPS dan RUPS Luar Biasa, Kamis, (15/5/2025) dini hari.
Dari empat nama yang masuk mendaftar sebagai Dirut Bank NTT, RUPS Luar Biasa menyepakati dua nama yang diusulkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalani fit and proper test sebagai Dirut Bank NTT.
“Kami putuskan dua nama untuk diajukan ke OJK, Pak Charlie Paulus dan Yohanis Umbu Landu Praing yang saat ini Plt. Dirut Bank NTT,” katanya.
Lebih lanjut, Melki Laka Lena mengatakan, selain posisi Direktur Utama Bank NTT, posisi direksi lainnya juga diajukan ke OJK, diantaranya:
- Direktur Operasional dan SDM:
– Yohanis Umbu Landu Praing
– Rahmat Saleh - Direktur Kredit: Allo Geong
- Direktur IT: Soni Pelokilla
- Direktur Kepatutan: Revi (Bank Jatim)
- Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (pengalaman Bank Arta Graha)
- Direktur Dana: Siti Aksa
Komisaris Utama ditempati Doni Heatubun yang merupakan mantan Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT. Sedangkan Komisaris Independen Bank NTT akan diisi Frans Gana, Eko Setiabudi, Yosef Deole dan satu lagi dari Bank Jatim.
Umbu Praing jadi Plt. Dirut Bank NTT
Dalam masa pengajuan para calon Direktur berproses di OJK, Yohanis Landu Praing (Umbu Praing) resmi ditunjuk ebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank NTT.
“Kita tadi juga putuskan perpanjangan masa jabatan Umbu Praing dan direksi saat ini sampai penetapan direksi yang baru oleh OJK dan dilantik,” jelasnya. (BF)











