Internet Kampus Makin Ngebut!

Undana dan JLM Gaspol Bangun Internet Super Stabil Berbasis E-Katalog

Cover: Yefry Adoe, S.E., M.AP., Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana. (Karikatur & Olahgrafis: Vico Patty-BF)

Universitas Nusa Cendana (Undana) kini serius mempercepat transformasi digital kampus. Tak main-main, Undana bersama PT Jala Lintas Media (JLM) sedang memfinalisasi kerja sama layanan internet berbasis e-katalog nasional demi menghadirkan koneksi yang lebih stabil dan modern untuk seluruh civitas akademika.

BEBER FAKTA – Langkah ini dibahas dalam pertemuan daring pada Kamis (30/4/2026). Fokus utamanya yakni merampungkan dokumen administrasi Inaproc agar layanan internet kampus bisa berjalan lebih cepat, legal, dan efisien.

⚡ Internet Kampus Mau Dibikin Lebih Stabil dan Cepat

Kerja sama strategis ini bukan sekadar soal WiFi kampus. Lebih dari itu, Undana ingin membangun fondasi digital yang kuat untuk mendukung aktivitas akademik, administrasi, hingga pengembangan ekosistem pendidikan berbasis teknologi di NTT.

Baca Berita Gaya Gen-Z??>>>>>> Tiktok @beber_fakta

Selain mempercepat akses informasi, kolaborasi ini juga menjadi langkah penting Undana dalam mengejar target Indikator Kinerja Utama (IKU-6) melalui kemitraan dengan industri teknologi komunikasi.

📑 Dokumen E-Katalog Jadi Kunci Utama

Dalam rapat tersebut, kedua pihak fokus menyinkronkan dokumen Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) yang sudah terintegrasi dalam sistem e-katalog nasional Inaproc.

Perwakilan Tim Legal JLM, Johan, mengatakan proses review berjalan intensif sejak dokumen diterima pada 23 April lalu.

“Kami menggunakan fitur track changes untuk mempermudah sinkronisasi draf Memorandum of Understanding (MoU) agar perubahan dokumen dapat dipantau secara transparan oleh kedua belah pihak,” jelas Johan.

Dengan sistem e-katalog ini, layanan internet Undana nantinya tidak lagi membutuhkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tambahan khusus sektor internet.

Karena itu, proses administrasi keuangan bisa langsung berjalan menggunakan surat pesanan resmi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

🚀 Undana Tetap Siapkan 4 Dokumen Penting

Meski layanan internet sudah dipermudah lewat sistem e-katalog, Undana tetap ingin memastikan seluruh kerja sama berjalan rapi secara administrasi.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefry Adoe, S.E., M.AP., menegaskan bahwa kolaborasi ini tetap akan dipayungi empat dokumen utama.

Yefry Adoe – “Kami membutuhkan MoU sebagai payung besar institusi, PKS sebagai landasan teknis, Implementation Arrangement (IA), serta dokumen pelaksanaan pendukung lainnya. Ini penting agar kolaborasi ini tercatat secara resmi dalam portofolio kerja sama universitas”

Selain itu, JLM juga mulai menyesuaikan ruang lingkup kerja sama agar lebih fokus pada penyediaan jaringan komunikasi dan layanan internet kampus.

🔌 Fiber Optik Juga Siap Dibangun

Tak berhenti di layanan internet biasa, Undana dan JLM juga tengah menyiapkan kerja sama terpisah untuk pembangunan jaringan fiber optik di lingkungan kampus.

Proses administrasi pembangunan jaringan ini berjalan paralel agar pengerjaan infrastruktur bisa langsung dimulai tanpa harus menunggu semua dokumen layanan rutin selesai.

Jika sesuai jadwal, delegasi JLM bakal datang langsung ke Kupang pada Mei mendatang untuk melakukan penandatanganan MoU resmi di Gedung Rektorat Undana.

💻 Undana Mau Jadi Kampus Digital Terdepan di NTT

Melalui integrasi layanan berbasis e-katalog dan pengembangan fiber optik ini, Undana optimistis kualitas infrastruktur digital kampus akan meningkat drastis.

Koneksi internet yang stabil diharapkan menjadi motor penggerak utama bagi proses belajar, pelayanan administrasi, hingga percepatan transformasi digital pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur. (Sumber: Humas Undana-FnT/Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *