KOTA KUPANG, beberfakta.web.id – Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Toto Assan yang diwawancarai beberfakta.web.id di ruang kerjanya, menjelaskan soal perkembangan Program Liang Lahat Gratis, Pemerintah kota Kupang, Jumat (31/10/2025).
Seperti diketahui, Pemerintah kota Kupang mengelola dua Tempat Pemakaman Umum (TPU) yaitu: TPU Damai di Kelurahan Fatukoa dan TPU Kasih di Kelurahan Liliba. Liang Lahat Gratis disiapkan di TPU Damai, Fatukoa.
“Hingga Oktober 2025, sudah 49 warga Kurang Mampu di Kota Kupang yang mendapatkan bantuan liang lahat gratis dari Pemerintah Kota Kupang. Dari kalangan Protestan sebanyak 38 liang lahat, dan Katolik sebanyak 11 liang lahat,” jelas Toto Assan.
Menurutnya, Program Liang Lahat Gratis dari Walikota dan Wakil Walikota Kupang ini sangat bermanfaat bagi warga kurang mampu.
“Program ini memang sangat membantu saudara-saudara kita di kota Kupang yang kurang mampu. Sebab biaya untuk membuat liang lahat juga cukup besar. Dengan adanya bantuan liang lahat gratis dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan apabila ada anggota keluarga yang meninggal dunia”, jelas Toto Assan.
Toto juga mengurai mekanisme untuk mendapatkan liang lahat gratis bagi warga yang masuk kategori kurang mampu.
“Warga Kota Kupang yang masuk kategori Kurang Mampu dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan setempat, lalu Surat Keterangan Tidak Mampu itu dilengkapi dengan KTP diserahkan ke Dinas Sosial, yang akan meneruskan ke UPTD Pemakaman Umum Kota Kupang untuk diproses,” jelas Toto.
Fokus Percepat Proses Pengurusan Liang Lahat Gratis
Ditanya wartawan soal waktu untuk mengurus liang lahat gratis, Toto menjelaskan dirinya memang fokus kepada hal tersebut.
“Sudah dua bulan terakhir ini, kepengurusan liang lahat gratis waktunya di bawah 24 jam. Karena lubang atau liang lahatnya sudah disiapkan. Bahkan sekarang orang meninggal malam, paginya bisa langsung dimakamkan,” urai Toto.
Sebagai Orang yang paling bertanggungjawab soal penyediaan liang lahat gratis bagi warga, Toto Assan mengatakan selalu mengetes kesiapan stafnya, khususnya Staf di UPT Pemakaman. “Saya sudah coba menelepon petugas di UPT Pemakaman jam satu dini hari, mereka angkat, dan langsung bertindak mempersiapkan liang lahat-nya.” (Vip-BF)











