Tim Medis Undana Layani 552 Warga Terdampak Gempa Nagekeo

Foto: Ist. (Olahgrafis: Diego Tristan-BF)
Tim medis Universitas Nusa Cendana (Undana) melayani 552 warga terdampak gempa Flores di Kabupaten Nagekeo selama enam hari, 23–28 Agustus 2026.

BEBER FAKTA— Tim Tanggap Bencana dan Bantuan Medis Undana menggelar pelayanan kesehatan melalui posko tetap dan kunjungan langsung ke desa-desa terdampak.

Layanan Menjangkau 10 Titik

Tim medis memusatkan pelayanan di Posko Lapangan Berdikari Danga. Dari lokasi tersebut, tim bergerak menuju sembilan desa serta sejumlah wilayah terdampak lainnya.

Posko tetap menjadi salah satu tumpuan warga dan petugas kebencanaan. Terutama ketika fasilitas kesehatan terdekat tidak beroperasi pada sore hari.

Pelayanan juga menyasar wilayah yang sulit dijangkau. Tim melakukan field visit untuk mendatangi warga di desa-desa terdampak.

Enam Hari, 552 Pasien Terlayani

Pada Minggu (23/8/2026), tim menangani 72 pasien. Rinciannya, 29 pasien di Posko Berdikari Danga, dua pasien di Desa Watukesu, dan 41 pasien di Desa Marapokot.

Sehari berikutnya, Senin (24/8/2026), sebanyak 90 pasien mendapat layanan. Tim melayani 14 pasien di Desa Rendu Teno, 61 pasien di Desa Wajomara, satu pasien di Desa Lengadawa, dan 14 pasien di posko.

Baca Juga: DWP Undana Salurkan Ratusan Paket Bantuan Kemanusiaan Lintas Sektor

Pada Selasa (25/8/2026), jumlah pasien mencapai 119 orang. Pelayanan berlangsung di Desa Ngegedhawe (Malaruma), Desa Watu Api, dan Posko Berdikari Danga.

Rinciannya, 32 pasien berada di Desa Ngegedhawe, 52 pasien di Desa Watu Api, dan 35 pasien di posko utama.

Pada Rabu (26/8/2026), tim melayani 40 pasien di Posko Berdikari Danga.

Konsultasi Tertinggi Capai 205 Pasien

Lonjakan pelayanan terjadi pada Kamis (27/8/2026). Tim menangani 205 pasien dalam satu hari.

Sebanyak 149 pasien mendapat layanan di Desa Olaia. Kemudian, 20 pasien berada di Desa Tedakisa dan 36 pasien di Posko Berdikari Danga.

Aksi kemanusiaan berlanjut hingga Jumat (28/8/2026). Pada hari terakhir, tim menangani 26 pasien di Posko Berdikari Danga.

Rektor Undana Apresiasi Relawan

Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. mengapresiasi dokter alumni FKKH Undana dan mahasiswa relawan.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh mitra kolaborasi yang bertugas selama pelayanan di Nagekeo.

“Capaian pelayanan hingga 552 pasien selama enam hari ini menunjukkan dedikasi luar biasa dari para relawan medis Undana,” ungkap Rektor Undana.

Menurutnya, kehadiran tim di berbagai lokasi terdampak menunjukkan pengabdian Undana kepada masyarakat NTT.

“Kehadiran tim di 10 titik lokasi bencana di Nagekeo adalah bukti nyata pengabdian Undana untuk masyarakat NTT,” katanya.

Undana Kawal Pemulihan Pascabencana

Undana menyatakan akan mengevaluasi kebutuhan medis lanjutan di wilayah terdampak.

Selain itu, Undana akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan Dinas Kesehatan setempat.

Koordinasi tersebut bertujuan mengawal fase pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.

Pelayanan langsung ke wilayah terpencil membantu warga memperoleh penanganan medis tanpa terkendala akses geografis.

Pengerahan dokter alumni dan mahasiswa relawan juga menjadi bagian dari upaya memastikan penyintas memperoleh layanan medis secara merata dan tepat waktu.(Red.03-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *