PLN Peduli Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Naioni

Olahgrafis: Diego Tristan-BF
Warga RT 19/RW 9 Naioni, Kota Kupang, menerima fasilitas air bersih melalui Program PLN Peduli, Senin (24/8/2026). Program tersebut mencakup pembangunan reservoir, jaringan perpipaan, sambungan rumah, sanitasi, dan kebun komunal.

BEBER FAKTA— Serah terima fasilitas dilakukan Senior Manager, Keuangan, Humas dan Umum PT PLN (Persero) Wilayah Unit dan Induk Nusa Tenggara Timur, Taufik Dwi Nur Cahyo.

Serah terima ditandai dengan pembukaan kran air dari sumur bor. Taufik juga mengikuti panen melon bersama warga di kebun komunal.

💧 Fasilitas Air Bersih Dibangun

Program PLN Peduli mencakup pembangunan sarana air bersih, sanitasi, dan pengembangan kebun komunal.

Yareth Nenobesi, Senior Project Officer (SPO) Jaringan Peduli Masyarakat (JPM), membeberkan sejumlah bantuan tersebut.

Untuk sarana air bersih, PLN melakukan rehabilitasi berat satu unit sumur. Pekerjaan mencakup pembersihan dan pendalaman sumur serta pembangunan rumah pelindung.

PLN juga memasang pompa submersible dan sistem kelistrikan dengan meteran berdaya 2.200 watt.

Selain itu, PLN membangun sistem perpipaan sepanjang 3.000 meter. Jaringan tersebut meliputi pipa transmisi, distribusi air minum, dan distribusi air pertanian.

Program itu juga membangun satu reservoir utama berkapasitas 8.300 liter atau 8,3 meter kubik. Sebanyak 34 sambungan rumah air minum turut dibangun.

Untuk kebutuhan irigasi, PLN membangun tiga unit tampungan air. Masing-masing tampungan memiliki kapasitas 4.000 liter.

🚿 Ada Fasilitas Sanitasi dan Kebun Komunal

Program PLN Peduli juga mencakup pembangunan sarana sanitasi. PLN membangun satu unit WC VIP dengan dua ruang.

Fasilitas tersebut dilengkapi instalasi sistem kelistrikan dan air.

Sementara itu, pengembangan kebun komunal mencakup dua kebun melon. Kapasitasnya mencapai 700 hingga 5.000 pohon melon, termasuk distribusi bibit.

PLN juga mengembangkan tiga kebun sayur komunal. Program tersebut mencakup pengolahan lahan dan distribusi bibit.

Warga mendapat pelatihan dan pendampingan teknologi pertanian organik Eco Enzym.

🤝 Warga Bentuk Komite Air

Taufik mengatakan, bantuan tersebut merupakan kebijakan PLN untuk membantu masyarakat. Program itu bertujuan mendukung ketersediaan sarana dan prasarana serta peningkatan ekonomi masyarakat.

“Jadi PLN bukan hanya menyiapkan listrik untuk masyarakat saja, tetapi PLN juga peduli dan selalu ikut berpartisipasi untuk menyiapkan sarana dan prasarana bagi masyarakat, yang ujungnya bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Taufik.

Taufik juga mengapresiasi warga RT 19/RW 9 Naioni. Warga dinilai mampu mengembangkan bantuan secara mandiri dalam waktu singkat.

“Saya memberikan apresiasi kepada warga disini yang dapat langsung menanggapi bantuan ini untuk kelanjutannya. Itu dibuktikan dengan sudah terbentuknya Komite Air oleh warga,” lanjutnya.

Menurut Taufik, pembentukan Komite Air menunjukkan kemandirian warga. Warga tidak selalu bergantung kepada PLN atau JPM untuk melanjutkan bantuan tersebut.

🌱 PLN Minta Fasilitas Dijaga

Taufik meminta warga menjaga seluruh fasilitas yang telah dibangun. Ia berharap fasilitas tersebut terus dimanfaatkan masyarakat secara berkesinambungan.

“Saya minta warga di RT. 19, RW. 9, Naioni bisa menjaga fasilitas air bersih yang sudah dibangun, agar bisa berkesinambungan dan dapat dimanfaatkan terus oleh masyarakat,” tutup Taufik.

Program tersebut juga mencakup pembentukan, pelatihan, dan pendampingan Komite Air. Pendampingan itu bertujuan menjamin keberlanjutan sarana air yang telah dibangun.(Vic-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *