Kemitraan Strategis Undana dan Pemkab Sikka Bawa Harapan Baru Bagi Warga

Foto: Istimewa
Harapan baru berembus hangat bagi masyarakat Kabupaten Sikka saat Universitas Nusa Cendana (Undana) melangkah bersama pemerintah daerah demi mengakhiri krisis tenaga medis dan kebuntuan kebijakan pembangunan. Sinergi ini hadir untuk menyentuh langsung kehidupan warga yang membutuhkan ulur tangan pendidikan dan layanan kesehatan berkualitas.

BEBER FAKTA—Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Rektorat Undana, Kupang, pada Jumat (17/7/2026) menjadi titik balik penting. Momen bersejarah ini dihadiri langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., serta Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago.

💧 Mengubah Menara Gading Menjadi Menara Air

Selama ini, bangku perguruan tinggi sering kali dianggap seumpama menara gading yang jauh dari realitas warga. Namun, Undana memilih menjadi tempat mengalirkan air kehidupan dan solusi nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Kami ingin MoU ini langsung ditindaklanjuti menjadi PKS dalam berbagai bidang, baik skala kecil maupun menengah. Kami juga memiliki mitra, termasuk Universitas Nusa Nipa, sehingga pelaksanaan Tri Dharma tidak hanya menjadi menara gading, tetapi benar-benar menjadi menara air yang memberi solusi bagi masyarakat,” tegas Prof. Jefri Bale.

Langkah ini membuktikan komitmen kampus dalam merawat harapan rakyat.

🩺 Menyembuhkan Krisis Dokter dan Membuka Pintu Masa Depan

Di pelosok Sikka, keterbatasan dokter spesialis medis seperti Obgyn dan Anestesi sering kali mengancam keselamatan warga yang membutuhkan penanganan medis darurat. Situasi sulit ini kini mendapat jalan keluar terarah dari akademisi Undana.

Mimpi besar Pemkab Sikka meluncurkan program “satu keluarga miskin ekstrem satu sarjana” kini menemukan mitra sejajar. Anak-anak daerah tidak perlu lagi merantau jauh demi menimba ilmu spesialis medis yang berbiaya mahal.

📊 Kebijakan Berbasis Sains untuk Kemajuan Daerah

Pembangunan yang berjalan tanpa fondasi data akurat berisiko meleset dari sasaran nyata. Oleh sebab itu, Bupati Sikka yang juga alumni Fakultas Hukum Undana mengajak para pakar turun tangan merumuskan kebijakan.

“Kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi penting dalam pengambilan kebijakan daerah. Basis data, hasil penelitian, dan pelibatan akademisi merupakan kebutuhan dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Kami berharap berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sikka dapat dikaji bersama Undana sehingga menghasilkan kebijakan pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago.

🌊 Mengangkat Potensi Perikanan dan Ekonomi Lokal

Langkah nyata sinergi ini langsung dieksekusi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza Wulakada, M.Si., dengan Bupati Sikka. Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk ASN serta KKN Tematik mahasiswa siap menerjunkan energi muda mulai November mendatang.

Riset mendalam juga diarahkan untuk membedah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan UMKM, pariwisata, pertanian, hingga peternakan. Kabupaten Sikka diproyeksikan menjadi pusat (*hub*) perikanan Flores dengan pengawalan ilmiah terstruktur.

🌅 Asa Baru untuk Sikka yang Lebih Sejahtera

Kolaborasi ini mengubah peta masa depan Sikka menjadi lebih cerah. Tata kelola birokrasi kini makin mantap, sementara masyarakat kurang mampu mendapatkan kepastian akses pendidikan tinggi.

Pengabdian ilmiah ini menghadirkan senyum di wajah masyarakat Flores. Ketika ilmu pengetahuan menyatu dengan niat tulus melayani, krisis kesehatan dan ketimpangan ekonomi perlahan terurai dengan indah.(*Sumber: Humas Undana-Ref/Red.01-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *