Langkah kaki para pemimpin muda melintasi Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pada Kamis (16/7/2026). Pelantikan BEM Undana 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen kampus memperkuat karakter mahasiswa yang paripurna.
BEBER FAKTA—Prosesi pengukuhan fungsionaris baru ini membawa harapan besar bagi masa depan mahasiswa di Nusa Tenggara Timur. Perjalanan panjang membina mental kepemimpinan kini resmi dimulai dari ruang rektorat.
🦁 Menyatukan Visi Sebelum Sumpah Jabatan
Sebelum prosesi pengambilan sumpah dimulai, suasana hangat menyelimuti Ruang Rapat Rektor Undana. Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., duduk melingkar bersama para pengurus terpilih.

Diskusi mengalir santai namun sarat makna. Sesi audiensi ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyamakan arah pembangunan kemahasiswaan. Pihak rektorat mendengarkan aspirasi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), dan pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
🚀 Perluas Ruang Bakat Lewat Enam UKM Baru
Dalam ruang dialog tersebut, terungkap fakta baru yang membanggakan. Kehadiran enam UKM baru resmi melengkapi wadah kreativitas kampus menjadi 15 UKM aktif.
Enam wadah baru ini adalah UKM English Club, UKM Beladiri, UKM Mapala, UKM Seni Budaya, UKM Palang Merah Unit Undana, serta UKM Laskar Sehat. Kehadiran wadah ini memperluas ruang ekspresi minat dan bakat seluruh mahasiswa.
Prof. Jefri meminta dosen pembina menerapkan metode student-centered learning. Pendekatan ini menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran agar siap meraih prestasi hingga tingkat internasional.
🛡️ Menjaga Keseimbangan Akademik dan Kepemimpinan
Rektor berpesan agar organisasi menjadi tempat mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama. Namun, ia mengingatkan mahasiswa agar keaktifan berorganisasi tidak mengorbankan nilai akademik.
“Bagi bapak/ibu pembina, secara prinsip kita harus tetap ada dalam jalur bahwa ini adalah proses pembelajaran bagi para mahasiswa,” tegas Prof. Jefri pada Kamis (16/7/2026).
Pihak rektorat menegaskan keterbukaannya terhadap kritik yang konstruktif. Rektorat juga mendukung BEM Undana untuk bersuara di kancah nasional demi isu-isu kemasyarakatan NTT.
“Mental kalian harus kuat ketika ada perbedaan pendapat bahkan saat dikritisi,” pesan Rektor memberi semangat.
🤝 Menyambut Kolaborasi dan Komitmen Birokrasi
Ketua BEM Undana terpilih masa bakti 2026–2027, Glen Rezy Snae, menyambut baik arahan tersebut. Ia berharap dukungan penuh kampus untuk agenda musyawarah nasional bersama perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Dukungan juga mengalir dari birokrasi kampus. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Undana, Drs. Raynold A. Ludji Nguru, M.Si., mengajak pengurus baru menjaga amanah rektor.
Ia menegaskan mahasiswa adalah bagian tak terpisahkan dari pimpinan universitas. Usai diskusi, seluruh rombongan bergerak menuju Aula Rektorat untuk menjalani pelantikan resmi.
🌟 Memutus Risiko Putus Studi dan Stagnasi Bakat
Langkah strategis ini membawa dampak besar bagi kualitas lulusan Undana. Pembinaan berimbang ini mencegah risiko penurunan nilai maupun keterlambatan masa studi mahasiswa.
Kini, fungsionaris organisasi mahasiswa dapat mengasah keahlian soft-skills tanpa rasa cemas. Penambahan UKM baru memberikan inkubasi bakat yang lebih terstruktur.
Dampak jangka panjangnya, Undana berhasil memitigasi risiko ketidakseimbangan antara teori dan praktik. Mahasiswa tumbuh menjadi lulusan yang tangguh dan siap bersaing di pasar kerja.
🏔️ Siap Melangkah Menuju Masa Depan Paripurna
Komitmen ini membuktikan bahwa Undana tidak hanya mencetak sarjana teoretis. Kampus ini fokus melahirkan pemimpin muda yang berkarakter kuat dan berjiwa sosial tinggi.
Perjalanan kepengurusan masa bakti 2026–2027 kini resmi dimulai. Bekal mental dan dukungan kampus menjadi modal utama mereka untuk membawa harum nama NTT.(*Sumber: Humas Undana-Fnt/Red.01-BF)











