Bukan sekadar wacana! Universitas Nusa Cendana langsung tancap gas kawal pembangunan Kota Kupang 2026—mulai dari stunting hingga ekonomi rakyat!
Kampus Nggak Mau Diam, Langsung Masuk Arena!
BEBER FAKTA – Langkah serius langsung ditunjukkan Undana. Kampus ini tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga ikut “turun lapangan” dalam penyusunan RKPD Kota Kupang 2026.
Melalui forum Diskusi Publik di Hotel Aston Kupang, Undana hadir bersama pemerintah dan stakeholder. Tujuannya jelas: menyatukan riset kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Karena itu, arah pembangunan kota tidak lagi sekadar asumsi. Sebaliknya, kebijakan mulai berbasis data dan riset ilmiah.
Program “Undana Berdampak” Siap Gaspol
Selanjutnya, Undana menegaskan komitmennya lewat program “Undana Berdampak”. Program ini akan langsung disinkronkan dengan prioritas Pemkot Kupang.
Perwakilan kampus, Yefri C. Adoe, menegaskan bahwa riset tidak boleh berhenti di jurnal. Justru, hasil penelitian harus turun langsung ke masyarakat.
Fokusnya pun konkret. Mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Dengan begitu, riset kampus tidak lagi “ngawang”. Sebaliknya, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.
4 Fokus Besar: Dari SDM sampai Infrastruktur
Sementara itu, Pemkot Kupang juga menetapkan empat pilar utama pembangunan. Semuanya dirancang untuk menjawab tantangan kota ke depan.
Pertama, peningkatan kualitas SDM agar lebih kompetitif.
Kedua, penguatan ekonomi masyarakat supaya lebih mandiri.
Ketiga, perbaikan layanan publik dan infrastruktur kota.
Keempat, tata kelola pemerintahan yang lebih solid pascapandemi.
Menurut Sekda, kolaborasi dengan kampus seperti Undana menjadi kunci. Sebab, tanpa masukan akademisi, program sering tidak tepat sasaran.
Dikawal dari Rencana sampai Eksekusi!
Menariknya, Undana tidak hanya hadir saat diskusi. Kampus ini juga siap mengawal proses hingga tahap eksekusi.
Hasil forum akan diolah kembali oleh OPD bersama tenaga ahli. Namun demikian, Undana tetap terlibat untuk memastikan kebijakan berbasis data.
Artinya, setiap program tidak asal jalan. Sebaliknya, semua dirancang terukur dan berdampak nyata.
Kampus Jadi Kunci Masa Depan Kota
Akhirnya, keterlibatan Undana dalam RKPD 2026 menjadi bukti nyata transformasi kampus. Dari sekadar pusat pendidikan, kini berubah menjadi motor pembangunan daerah.
Dengan konsep “Locally Relevant University”, Undana ingin memastikan ilmu yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan lokal.
Jika sinergi ini konsisten, bukan tidak mungkin Kupang akan melesat lebih cepat—dengan fondasi riset yang kuat. (Sumber: undana.ac.id/Ref/Vip-BF)











