Wali Kota Kupang Perkuat Ukhuwah, Hadiri Berbagi Kasih BKMT NTT

BERBAGI KASIH - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri kegiatan “Berbagi Kasih Ramadhan Berkah 2026” yang digelar BKMT NTT, Minggu (22/2). (Foto: Tonny Ga-Bag. Prokopim Setda Kota Kupang)

KOTA KUPANG, beberfakta.web.id – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri kegiatan “Berbagi Kasih Ramadhan Berkah 2026” yang digelar BKMT NTT, Minggu (22/2). Selain itu, ia juga bersilaturahmi ke kediaman Ketua MUI NTT.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo bersama Ketua MUI Provinsi NTT, H. Muhammad S. Wongso dalam kegiatan Berbagi Kasih BKMT NTT. (Foto: Tonny Ga-Bag. Prokopim Setda Kota Kupang)

Kegiatan berlangsung di Sekretariat BKMT Provinsi NTT. Momentum ini sekaligus mempererat hubungan lintas elemen masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 H.

Apresiasi untuk Semangat Kebersamaan

Dalam sambutannya, Christian Widodo mengapresiasi inisiatif BKMT NTT. Menurutnya, kegiatan tersebut menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.

Selain itu, ia menegaskan kegiatan sosial selaras dengan nilai gotong royong. Nilai itu, katanya, menjadi fondasi pembangunan sosial di Kota Kupang.

“Semangat kepedulian seperti ini harus terus kita tingkatkan bersama,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga solidaritas. Ia juga mendorong terciptanya kehidupan harmonis antar-umat beragama.

BKMT Salurkan Paket Sembako

Sebagai wujud nyata kepedulian, BKMT NTT membagikan paket sembako kepada warga membutuhkan. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan lintas komunitas.

Ketua Umum BKMT NTT, Hj. Rosmini S. Wongso, menyebut program ini rutin digelar setiap tahun. Ia menegaskan tujuan utama kegiatan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

“Program ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi NTT, H. Muhammad S. Wongso, menyampaikan pesan moral dalam kegiatan tersebut. Ia menilai aksi berbagi lahir dari hati yang tulus.

Menurutnya, kegiatan ini sekaligus memperkuat toleransi dan solidaritas sosial. Dengan demikian, masyarakat dapat terus menjaga kebersamaan di tengah keberagaman. (Sumber: Siaran Pers Bag. Prokopim Setda kota Kupang/Nina Tiara/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *