🔥Rektor Undana “Gaspol”! Anggaran Dibuka, Layanan Kampus Disulap Jadi Satu Pintu

TRANSPARANSI ANGGARAN DI UNDANA - Rektor Undana, Prof. Dr. Jefry Balle menekankan transparansi anggaran di Undana, perbaikan pelayanan. (Foto: undana.ac.id)

Langkah berani datang dari kampus. Rektor Undana tancap gas, bongkar sistem lama, dan dorong transparansi anggaran demi layanan cepat tanpa ribet!

 

Reformasi Kampus Dimulai, ULT Jadi Senjata Utama

BEBER FAKTA – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., langsung bergerak cepat. Ia memimpin rapat maraton di tiga biro strategis, Senin (2/2/2026).

Tak hanya itu, ia juga menegaskan satu arah besar: reformasi birokrasi kampus harus jalan sekarang, bukan nanti. Karena itu, ia mendorong penerapan sistem “Undana Satu Data” dan penguatan Unit Layanan Terpadu (ULT).

Melalui langkah ini, Undana ingin menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

 

Layanan Satu Pintu, Mahasiswa Tak Perlu Ribet Lagi

Selanjutnya, Rektor menginstruksikan optimalisasi ULT sebagai pusat layanan terpadu. ULT akan menangani informasi, administrasi, hingga pengaduan dalam satu tempat.

Menariknya, tiap biro akan menempatkan staf khusus di ULT. Dengan begitu, semua urusan bisa selesai di satu pintu tanpa prosedur berbelit.

“ULT adalah kunci pembenahan layanan kita. Pelayanan harus cepat dan terukur,” tegas Prof. Jefri.

Selain itu, ia juga mendorong studi tiru ke kementerian atau kampus lain yang sudah sukses menerapkan sistem serupa.

 

Anggaran Dibuka ke Publik, Transparansi Jadi Harga Mati

Di sisi lain, gebrakan paling mencolok muncul dari kebijakan transparansi anggaran. Rektor meminta agar item anggaran strategis dipublikasikan ke publik.

Caranya pun tak biasa. Informasi akan ditampilkan lewat baliho dan flayer agar mudah diakses masyarakat.

Menurutnya, langkah ini bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, ini adalah bentuk tanggung jawab moral kampus kepada publik.

“Publik berhak tahu arah anggaran Undana,” ujarnya tegas.

 

Data Terintegrasi, Semua Biro Wajib Sinkron

Kemudian, Rektor juga menyoroti pentingnya integrasi data lintas biro.

  • Biro Umum dan Keuangan fokus pada integrasi data pegawai dan keuangan, serta evaluasi absensi digital.
  • Biro Akademik dan Kemahasiswaan memastikan validasi data mahasiswa, sinkronisasi ijazah, dan transparansi beasiswa.
  • Biro Perencanaan dan Kerja Sama wajib menghadirkan laporan berbasis indikator terukur yang bisa diakses publik.

Dengan langkah ini, Undana ingin membangun sistem yang rapi, terbuka, dan terpercaya.

 

Evaluasi Ketat, Targetnya Kampus Berkelas Dunia

Agar program berjalan konsisten, Undana akan melakukan evaluasi berkala. Jajaran pimpinan kampus ikut mengawal langsung proses ini.

Melalui strategi ini, Undana optimis bisa mewujudkan tata kelola kampus yang unggul atau Excellent University Governance.

Tak hanya itu, kampus juga siap menghadapi tantangan disrupsi di dunia pendidikan tinggi. (Sumber: undana.ac.id/Ref/Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *