⚡Undana tancap gas ke level internasional! Rektor dorong mahasiswa belajar di luar negeri lebih lama agar makin siap bersaing global.
🌍 Undana Serius Go International
BEBER FAKTA – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat langkah menuju kampus berkelas dunia. Kali ini, fokus diarahkan pada peningkatan program mobilitas mahasiswa internasional.
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, langsung menerima mahasiswa dari luar negeri dan peserta program internasional di Gedung Rektorat.
Selain itu, pertemuan ini juga melibatkan tiga mahasiswa dari Goshen College, Amerika Serikat, serta delapan mahasiswa peserta SEA Teacher yang baru pulang dari Filipina.
Karena itu, momentum ini menjadi bukti nyata bahwa Undana semakin aktif di panggung global.
🚀 Durasi Ditambah, Skill Makin Matang
Dalam kesempatan tersebut, Rektor tidak sekadar memberi sambutan. Ia langsung memberi arahan strategis.
Ia mendorong agar durasi program pertukaran mahasiswa diperpanjang. Jika sebelumnya hanya satu bulan, ke depan bisa mencapai dua hingga tiga bulan.
Dengan demikian, mahasiswa memiliki waktu lebih panjang untuk beradaptasi dan menyerap pengalaman internasional.
Menurutnya, pengalaman global bukan lagi pilihan. Sebaliknya, itu sudah menjadi kebutuhan utama di era pendidikan modern.
🎯 Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Strategi Besar
Lebih lanjut, Undana tidak melihat program ini sebagai aktivitas biasa. Rektorat menjadikannya bagian dari strategi besar peningkatan kualitas lulusan.
Melalui International Relations Office (IRO), kampus memastikan mahasiswa siap secara mental, bahasa, dan kemampuan akademik.
Selain itu, Undana juga menerapkan konversi SKS. Artinya, pengalaman belajar di luar negeri langsung diakui sebagai bagian dari perkuliahan.
Karena itu, mahasiswa tidak hanya dapat pengalaman, tetapi juga keuntungan akademik.
🤝 Perluas Kuota, Permudah Akses Global
Tidak berhenti di situ, Undana juga menyiapkan langkah lanjutan. Kampus kini memperkuat pendanaan dan memperluas kerja sama internasional.
Dengan strategi ini, jumlah mahasiswa yang bisa berangkat ke luar negeri akan terus meningkat.
Di sisi lain, birokrasi kerja sama juga dipangkas agar lebih simpel dan cepat.
Alhasil, dosen dan mahasiswa bisa lebih mudah mengakses peluang riset dan program global.
📚 Mahasiswa Bawa Pulang Ilmu dari Luar Negeri
Sementara itu, delapan mahasiswa peserta SEA Teacher langsung melaporkan hasil pengalaman mereka di Filipina.
Mereka membawa berbagai metode pembelajaran baru yang siap diterapkan di Undana.
Selain itu, mereka juga menyerahkan dokumen kerja sama resmi dari kampus mitra.
Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi internasional tidak hanya simbolis, tetapi juga nyata dan berkelanjutan.
🇺🇸 Mahasiswa Amerika Datang, Undana Makin Dilirik
Di sisi lain, tiga mahasiswa dari Goshen College resmi berpamitan setelah menyelesaikan program mereka di Undana.
Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa Undana semakin dipercaya oleh institusi luar negeri.
Bahkan, banyak mitra internasional mulai melirik kerja sama, mulai dari riset hingga pertukaran mahasiswa.
Karena itu, Undana kini tidak lagi sekadar mengikuti arus global, tetapi mulai jadi pemain utama. (Sumber: undana.ac.id/Ing/Vip-BF)











