Drama internal Kopdit Swasti Sari makin panas. Puskopdit Timor resmi menolak melantik Wilhemus Geri bersama lima pengurus terpilih untuk periode 2026–2028.
BEBER FAKTA – Keputusan tegas ini langsung mengguncang publik karena Swasti Sari selama ini dikenal sebagai salah satu koperasi terbesar dan paling solid di NTT.
⚠️ Puskopdit Timor Bongkar 3 Alasan Penolakan
Ketua Puskopdit Timor, Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc, menegaskan penolakan itu bukan keputusan mendadak.
Menurutnya, pihaknya sudah melakukan telaah administratif menyeluruh sebelum mengambil sikap.
Dalam surat resmi tertanggal 4 Mei 2026, Puskopdit Timor membeberkan tiga alasan utama mengapa pelantikan belum bisa dilakukan.
Baca Berita Sambil Dengerin Musik Asyiiikkkk hanya di Tiktok @beber_fakta
📄 Dokumen Pemilihan Belum Lengkap
Puskopdit menyebut dokumen penting terkait hasil pemilihan pengurus belum diterima secara utuh.
Dokumen yang belum lengkap antara lain:
- Berita Acara Rapat
- Surat Keputusan hasil pemilihan
- Dokumen pendukung administratif lainnya
Tanpa kelengkapan itu, proses pelantikan dinilai belum memenuhi syarat.
🏛️ Status RAT Dinilai Belum Tuntas
Selain masalah dokumen, Puskopdit juga menilai Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang menjadi dasar legitimasi kepengurusan belum selesai secara administratif.
Artinya, dasar hukum pembentukan pengurus baru masih dipersoalkan.
👮 Polemik Sudah Masuk Ranah Hukum
Puskopdit Timor juga menyoroti fakta bahwa konflik internal Swasti Sari kini telah masuk penanganan pihak berwenang.
Karena itu, mereka memilih bersikap netral dan hati-hati.
“Keputusan ini semata-mata untuk memastikan seluruh proses berjalan di atas landasan hukum yang kuat dan tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari,” tegas Dominikus.
🔥 Transparansi dan Legitimasi Kini Jadi Sorotan
Penolakan ini sekaligus membuka kembali isu serius di tubuh Kopdit Swasti Sari:
- Transparansi proses pemilihan
- Keabsahan hasil RAT
- Legitimasi pengurus terpilih
Publik kini menyoroti bagaimana koperasi besar tersebut menangani konflik internal yang berpotensi menggerus kepercayaan anggota.
⏳ Pelantikan Bisa Dilanjutkan, Tapi Ada Syaratnya
Meski menolak saat ini, Puskopdit Timor menegaskan pintu komunikasi tetap terbuka.
Pelantikan pengurus baru dapat diproses kembali setelah seluruh persoalan administratif dan legalitas dibereskan. (***/Vic-BF/Vip)











