Intan Riwu, Dari Sabu ke Jerman!

Peserta Berufsschule und Ausbildung kerja sama KADIN Institute dan HEY

Foto Cover: Bobby Lianto, Ketua Umum KADIN NTT (kiri), bersama Intan Riwu di Munich, Jerman. (Foto: Istimewa / Olahgrafis: Vico Patty-BF)

Di tengah perjalanan bisnisnya keliling Eropa, Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, justru membawa kabar yang bikin bangga anak muda NTT. Bukan cuma promosi produk unggulan daerah, Bobby juga menunjukkan kalau generasi muda NTT ternyata mampu bersaing dan hidup sukses di Jerman. 🔥

BEBERFAKTA— Salah satu kisah paling mencuri perhatian datang dari Intan Riwu, gadis 19 tahun asal Sabu yang kini bekerja dan menjalani pendidikan vokasi di Jerman lewat program Berufsschule und Ausbildung hasil kerja sama KADIN Institute dan HEY (Habibie Education Youth).

🇩🇪 Dari Lulusan SMA di Kupang, Kini Kerja di Destinasi Hits Jerman

Intan Riwu merupakan lulusan SMA Citra Bangsa Kupang. Setelah mengikuti program bahasa Jerman dan pendidikan vokasi dari KADIN Institute, ia akhirnya berhasil terbang ke Eropa dan kini sudah lebih dari satu tahun tinggal di Jerman.


Baca Berita sambil dengerin lagu2 Asyiiik di: TIktok @beber_fakta 

Yang bikin salut, Intan kini bekerja di Therme Erding, wahana pemandian air panas terbesar dan paling terkenal di Jerman yang berjarak sekitar 45 menit dari Kota Munich. Tempat itu setiap musim liburan selalu dipadati ribuan wisatawan dan keluarga dari berbagai daerah di Eropa. 🌊🔥

Pertemuan Bobby Lianto dan Intan berlangsung di Marienplatz, pusat kota Munich yang terkenal dengan bangunan klasik dan jam lonceng ikoniknya.

Bobby datang bersama istrinya, Yuliana Nesya Angelina, lalu berbincang langsung soal pengalaman para peserta program selama hidup di Jerman.

💸 Gaji Besar, Bisa Kirim Uang ke Orang Tua Setiap Bulan

Di hadapan Bobby Lianto, Intan mengaku pekerjaan di Jerman memang cukup berat. Namun, hasil yang didapat sebanding dengan perjuangan mereka.

“Kerjanya memang capek, tapi penghasilannya sangat baik. Kami bisa menabung dan rutin kirim uang ke orang tua di NTT,” ungkap Intan.

Tak cuma itu, kehidupan Intan di Eropa juga berubah drastis. Dari hasil tabungannya, ia bahkan sudah sempat jalan-jalan ke Italia, Prancis, hingga Monako. 😳✨

Bagi banyak anak muda NTT, pengalaman seperti ini mungkin dulu terasa mustahil. Namun sekarang, peluang itu mulai terbuka lebar.

🚀 Bobby Lianto: Anak NTT Jangan Takut Bermimpi Besar!

Sejak dilantik sebagai Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto memang fokus mendorong peningkatan kualitas SDM generasi muda NTT.

Karena itu, ia membentuk KADIN Institute yang bergerak di bidang pendidikan dan vokasi, lalu menggandeng HEY untuk membuka kursus bahasa Jerman sekaligus akses belajar dan bekerja di Eropa.

Pada angkatan pertama saja, program ini sudah diikuti lebih dari 30 peserta. Belasan anak muda NTT bahkan telah berhasil diberangkatkan ke berbagai kota di Jerman.

Menurut Bobby, pengalaman internasional seperti ini bisa mengubah pola pikir sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarga di kampung halaman.

Bobby Lianto – “Nantinya setelah dua tahun menyelesaikan program Ausbildung, mereka akan mendapatkan sertifikat yang bisa membuka peluang pekerjaan yang lebih layak dan lebih baik ke depannya”

Ia juga mengajak generasi muda di Kupang dan NTT agar tidak takut mencoba peluang belajar dan bekerja di luar negeri.

🔥 Program Ini Dinilai Bisa Ubah Masa Depan Anak Muda NTT

Program pendidikan vokasi sambil bekerja di Jerman ini kini mulai dilirik banyak anak muda NTT. Selain memberi pengalaman internasional, program tersebut juga membuka kesempatan mendapat penghasilan lebih besar dibanding pekerjaan biasa di daerah.

Kisah Intan Riwu menjadi bukti nyata bahwa anak muda dari daerah pun bisa menembus Eropa jika punya keberanian, kemampuan bahasa, dan kemauan belajar yang kuat. 🌍✨ (Vic-BF/Vip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *