Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus pada Rabu pagi, 22 Juli 2026, dengan kolom abu vulkanik setinggi 1.500 meter di atas puncak. Abu bergerak ke arah utara dan timur laut, sementara status gunung tetap Level III (Siaga).
BEBER FAKTA— Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Rabu (22/7/2026) pukul 07.35 Wita. Letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut.
🌋 Abu Vulkanik Bergerak ke Utara dan Timur Laut
Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Satria Nugroho Wicaksana, mengatakan kolom abu teramati bergerak ke arah utara dan timur laut.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal,” ujar Satria dalam keterangan tertulis, Rabu pagi.
Berdasarkan data seismogram, letusan memiliki amplitudo maksimum 47,3 milimeter dengan durasi sekitar 4 menit 48 detik.
📊 Aktivitas Gunung Masih Tinggi
PGA Lewotobi Laki-laki juga mencatat dua kali letusan pada periode pengamatan Rabu pukul 00.00 hingga 06.00 Wita.
Pada periode tersebut, tinggi kolom abu mencapai sekitar 800 meter dan condong ke arah utara.
Selain itu, petugas mendeteksi dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14,8–29,6 milimeter dan durasi 63–91 detik.
Secara visual, puncak gunung tampak jelas meski sesekali berkabut. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis terlihat mencapai ketinggian 50–100 meter di atas puncak kawah.
⚠️ Warga Diminta Tetap Waspada
Satria mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu agar menggunakan masker atau pelindung pernapasan untuk mengurangi paparan abu vulkanik.
Ia juga meminta masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Satria menegaskan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga).(*/Red.03-BF)











