Celimpungan Khas Sumsel, Sarapan Berkuah Santan yang Bikin Rindu Palembang

Foto: Istimewa
Ada banyak alasan orang ingin kembali ke Palembang. Salah satunya bisa sesederhana semangkuk celimpungan hangat dengan kuah santan yang kaya rempah.

BAGI PECINTA kuliner, celimpungan menjadi salah satu makanan khas Sumatera Selatan yang layak dicicipi. Hidangan ini menawarkan perpaduan ikan tenggiri, tekstur kenyal, dan kuah santan berwarna kuning.

🍲 Bukan Sekadar Pempek dengan Bentuk Berbeda

Celimpungan memang memiliki hubungan dekat dengan pempek. Keduanya sama-sama menggunakan bahan dasar ikan dalam proses pembuatannya. Namun, kuah membuat keduanya memiliki karakter berbeda. Celimpungan menggunakan santan kental yang berpadu dengan berbagai rempah.

Mengutip Balitbang Pemprov Sumsel, kuah celimpungan menggunakan kunyit, jahe, cengkeh, kemiri, ketumbar, daun salam, dan jinten. Perpaduan tersebut menghasilkan kuah berwarna kekuningan. Sekilas, tampilannya mengingatkan pada kuah lontong sayur.

Aromanya juga terasa kuat ketika celimpungan disajikan bersama sambal merah. Karena itu, hidangan ini memiliki sensasi berbeda dari pempek.

🌅 Dari Sarapan hingga Meja Hajatan

Celimpungan tidak hanya hadir sebagai menu sarapan. Makanan khas Sumsel ini juga kerap muncul dalam berbagai kesempatan.

Masyarakat menyajikannya sebagai santapan saat hajatan. Celimpungan juga menjadi salah satu menu yang hadir pada bulan Ramadan. Bentuk adonan ikan celimpungan hampir menyerupai tekwan. Bedanya, ukurannya lebih besar dengan tekstur kenyal sekaligus lembut. Saat digigit, rasa ikan tenggiri langsung terasa. Kuah santan dan rempah kemudian melengkapi rasa tersebut.

🐟 Membuat Celimpungan Dimulai dari Adonan Ikan

Di rumah, celimpungan dapat dibuat menggunakan bahan yang mudah ditemukan. Adonan dasarnya membutuhkan 350 gram ikan tenggiri dan 50 gram tepung kanji atau sagu. Tambahkan satu sendok teh garam dan setengah sendok teh gula pasir. Siapkan pula air untuk merebus serta dua sendok makan minyak goreng.

Pertama, masak air rebusan dan tambahkan minyak goreng. Sambil menunggu mendidih, campurkan ikan tenggiri, sagu, dan garam. Ratakan adonan hingga kalis dan seluruh bahan menyatu. Setelah itu, bentuk adonan menjadi bola dengan diameter sekitar 10 sentimeter.

Masukkan adonan ke dalam air yang sudah mendidih. Kecilkan api agar seluruh adonan dapat matang secara bersamaan. Tutup sebentar hingga semua adonan mengapung. Ketika sudah mengapung, adonan berarti matang dan bisa ditiriskan.

🌿 Kuah Santan Jadi Penentu Cita Rasanya

Setelah adonan ikan siap, perhatian beralih pada kuah santan. Bahan yang digunakan antara lain enam siung bawang merah dan empat siung bawang putih.

Siapkan pula empat butir kemiri, satu sendok teh ketumbar sangrai, serta setengah jintan butiran sangrai. Tambahkan satu sentimeter kunyit, dua lembar daun salam, dan lengkuas. Gunakan pula satu sentimeter jahe, dua butir cengkeh, serta 500 mililiter santan. Untuk penyedap, siapkan satu sendok teh garam dan setengah sendok teh gula pasir.

Haluskan bahan kuah, kecuali daun salam, lengkuas, jahe, cengkeh, bawang goreng, dan santan. Selanjutnya, panaskan minyak dan tumis bahan yang sudah dihaluskan. Masukkan bahan lainnya, kecuali bawang goreng dan santan. Setelah aromanya harum, tuangkan santan.

Cek rasa dan tambahkan garam atau gula jika diperlukan. Masak sampai kuah menjadi kental dan mendidih.

🔥 Saat Semangkuk Celimpungan Mulai Siap Disantap

Ketika kuah sudah matang, masukkan adonan ikan yang telah direbus. Tunggu sampai kembali mendidih, kemudian matikan api kompor. Celimpungan pun siap disajikan. Taburkan bawang goreng untuk menambah rasa.

Bagi penyuka makanan pedas, sambal merah bisa menjadi pelengkap. Kuah santan yang hangat berpadu dengan ikan dan rempah dalam satu mangkuk.

❤️ Resep Sederhana, Rasa yang Membawa Suasana Palembang

Celimpungan menunjukkan bagaimana bahan sederhana bisa menjadi bagian dari tradisi kuliner. Makanan ini hadir dalam sarapan, hajatan, hingga momen Ramadan.

Bagi yang ingin mencobanya, bahan celimpungan relatif mudah ditemukan. Pasar atau warung terdekat bisa menjadi tempat untuk mendapatkannya.

Kini, pengalaman mencicipi makanan khas Sumatera Selatan tidak harus selalu dimulai dari perjalanan ke Palembang. Semangkuk celimpungan juga bisa dibuat sendiri di rumah.(*Red.01-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *