Guru Era AI Dimulai dari Kota Kupang! FKIP Undana Jadi Panggung Nasional

Foto : Jeje Parera, Aisah dan Firahdian Zaina Rimaswara - Humas Undana / Olahgrafis: Vico Patty-BF
Puluhan kampus negeri berkumpul di NTT. Targetnya besar: mencetak guru yang siap menghadapi kecerdasan buatan dan revolusi digital.

BEBER FAKTA – Kota Kupang mendadak menjadi pusat perhatian dunia pendidikan nasional. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Sela Forum Komunikasi (Forkom) Pimpinan FKIP Negeri Se-Indonesia Tahun 2026.

Baca juga: Undana Siapkan Prodi Langka yang Bisa Ubah Ekonomi NTT”

Forum yang berlangsung pada 4-7 Juni 2026 ini menghadirkan pimpinan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari 32 universitas negeri di Indonesia.

🚀 FKIP Diminta Jangan Jadi Penonton

Rektor Undana, Prof. Jefri Samuel Bale, menegaskan bahwa kampus pencetak guru harus bergerak cepat menghadapi perubahan teknologi.

Menurutnya, FKIP tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah gelombang digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).

“Kita tidak boleh terjebak dalam narasi keterbatasan. Guru harus menjadi motor penggerak utama,” tegas Prof. Jefri.

Karena itu, forum ini mendorong kolaborasi riset, pertukaran mahasiswa, dan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

🤖 Siapkan Guru untuk Society 5.0

Selain membahas pemerataan pendidikan, forum ini juga mengupas transformasi kurikulum calon guru.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Prof. dr. Ardi Findyartini, menjelaskan pentingnya penerapan deep thinking skills dan deep learning approach.

Melalui pendekatan tersebut, lulusan LPTK diharapkan mampu mengajar di era Society 5.0 yang semakin bergantung pada data dan teknologi AI.

🌏 Kerja Sama Internasional Tembus Timor Leste

Tak hanya fokus pada kurikulum, para dekan FKIP juga menghasilkan langkah konkret di bidang internasionalisasi.

Mereka menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL), Timor Leste.

Baca berita sambil dengerin musik asyik di: Tiktok @beber_fakta

Kerja sama ini mencakup mobilitas dosen, riset kolaboratif, serta penguatan jaringan akademik lintas negara.

📚 Rekomendasi Nasional untuk Pendidikan Guru

Ketua Forkom FKIP Negeri Se-Indonesia, Dr. Imam Sujadi, memastikan seluruh hasil sidang komisi tidak berhenti sebagai dokumen akademik.

Sebaliknya, hasil pembahasan terkait Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), akreditasi, dan tata kelola pendidikan akan langsung diserahkan kepada kementerian sebagai rekomendasi kebijakan nasional.

🔥 NTT Buktikan Diri Jadi Sentra Pendidikan Nasional

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi pelaksanaan forum nasional di Kupang.

“Ayo bangun Indonesia, ayo bangun NTT melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” seru Melki.

Melalui forum ini, NTT membuktikan bahwa pusat perumusan gagasan pendidikan nasional tidak lagi terpusat di Indonesia bagian barat.

Kini, dari Kupang, arah baru pendidikan guru Indonesia mulai dirancang untuk menghadapi era kecerdasan buatan dengan tetap mengutamakan karakter dan kualitas sumber daya manusia. (Sumber: Humas Undana – Alk / Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *