🔥 Undana Gandeng BPPMHKP & UKAW, Siap “Naikkan Level” Mutu Ikan NTT!

Foto: undana.ac.id / OLahgrafis: Vico Patty-BF

Kolaborasi besar akhirnya dimulai! Universitas Nusa Cendana (Undana), BPPMHKP Kupang, dan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) tancap gas membangun regulasi mutu perikanan. Targetnya jelas: kualitas naik, nelayan makin sejahtera!

 

⚡ Langkah Awal: Rapat Penting, Arah Jelas

BEBER FAKTA – Undana langsung bergerak cepat. Bersama BPPMHKP Kupang dan UKAW, mereka menggelar rapat daring pada Jumat (10/4/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, mereka fokus membangun dasar hukum kerja sama yang kuat.

Selain itu, kolaborasi ini juga menyasar peningkatan kualitas SDM, penguatan kelembagaan, hingga implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang lebih konkret di NTT.

 

⚠️ Masalah Lama Terungkap: Mutu Ikan Masih Jadi PR

Kepala Stasiun BPPMHKP Kupang, Ridwan, buka suara. Ia mengungkap fakta penting.

“Perjanjian tertulis sangat diperlukan sebagai landasan hukum untuk melancarkan proses kolaborasi ke depan, baik dalam pengawasan mutu maupun pengembangan kompetensi mahasiswa,” tegasnya.

Selama ini, mahasiswa dan dosen Undana memang aktif magang dan penelitian. Namun, kegiatan itu belum punya payung hukum resmi.

Sementara itu, dari sisi akademisi, Dekan FPKP Undana, Dr. Agnette Tjendanawangi, langsung menyoroti persoalan serius di lapangan.

Ia menyebut kualitas hasil tangkapan masih rendah. Penyebabnya? Nelayan masih pakai es rumahan dalam rantai dingin.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan risiko kesehatan dari ikan asap di Lembata akibat penggunaan kayu bakar yang tidak standar.

 

🎯 Mahasiswa Turun Langsung ke Lapangan

Menariknya, kerja sama ini tak berhenti di atas kertas.

Ke depan, mahasiswa Undana bakal turun langsung ke lapangan. Mereka akan ikut mengumpulkan data teknis di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Dengan begitu, data ukuran tangkapan bisa tercatat lebih akurat. Selain itu, potensi sumber daya laut NTT juga bisa dipetakan lebih jelas.

 

🤝 Menuju Tanda Tangan Besar

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefry C. Adoe, memastikan langkah ini baru permulaan.

Setelah draf selesai disinkronkan, ketiga pihak bakal masuk ke tahap penandatanganan kerja sama resmi.

 

🚀 Target Besar: Nelayan Lebih Sejahtera!

Puncaknya, kegiatan lanjutan akan digelar di Kampus Undana dengan melibatkan mahasiswa secara aktif.

Kolaborasi ini bukan cuma soal akademik. Lebih dari itu, tujuannya jelas: meningkatkan standar mutu hasil perikanan di NTT.

Jika standar naik, nilai jual ikut terdongkrak. Pada akhirnya, kesejahteraan nelayan pun ikut meningkat. (Sumber: undana.ac.id/Hec/Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *