MALAKA, beberfakta.web.id – Tim gabungan melanjutkan pencarian Dito Faot pada hari ketiga, Selasa (3/1/2026). Namun hingga siang, tim belum menemukan korban. Dito, 15 tahun, berasal dari Desa Niti, Kecamatan Rinhat.
Sejak pagi, Basarnas, kepolisian, BPBD, dan nelayan bergerak bersama. Selain itu, mereka membagi pencarian menjadi dua tim. Pembagian ini bertujuan memperluas jangkauan penyisiran.
Baca: Piche Kota Diperiksa 6 Jam, Terkait Kasus Persetubuhan Dengan Anak Di Bawah Umur
Tim pertama menyisir laut menggunakan enam kapal nelayan dan satu kapal SAR. Sementara itu, tim kedua menyisir daratan sepanjang pesisir pantai. Mereka bergerak dari lokasi awal hingga wilayah perbatasan TTS.
Kapolsek Malaka Barat, Ipda Dony R. Alfatah, menjelaskan strategi tersebut. Ia menegaskan tim fokus mempersempit area pencarian korban.
“Tim laut menyisir hingga perairan dekat pantai TTS. Sedangkan tim darat menyisir pesisir sampai wilayah Boking, TTS,” jelasnya.
Cuaca Buruk Hambat Proses
Namun demikian, cuaca laut masih kurang bersahabat. Ombak besar dan angin kencang menghambat pergerakan tim. Meski begitu, petugas tetap melanjutkan pencarian dengan hati-hati.
Sejak hari pertama, tim terus mengintensifkan upaya pencarian. Akan tetapi, hingga hari ketiga, hasil masih nihil.
Kapolsek menegaskan semua unsur tetap berkomitmen. Karena itu, tim gabungan akan terus melakukan pencarian maksimal.
“Kami terus berusaha bersama Basarnas, BPBD, dan nelayan,” tegasnya. (Dejs-BF/Vip)











