🚨 RAT Swastisari Ricuh! Pengurus Baru Dilaporkan ke Polisi

Diduga Manipulasi Hasil Pemilihan Ketua

LAPOR POLISI - Yohanes F.R. Laga Tapobali alias Jefri Tapobali (Baju kuning) bersama TIm Kuasa Hukum-nya menunjukkan Surat Laporan Polisi, usai melaporkan delapan orang pengurus Kopdit Swastisari, ke Polresta Kupang Kota. (Foto: Ist./Olahgrafis: VIco Patty-BF)

Drama panas mengguncang internal KSP Kopdit Swastisari. Sejumlah pengurus hasil RAT Tahun Buku 2025 resmi dilaporkan ke polisi usai diduga memanipulasi hasil pemilihan ketua pengurus.

BEBER FAKTA – Laporan itu dilayangkan anggota koperasi, Yohanes F.R. Laga Tapobali alias Jefri Tapobali, ke Mapolresta Kupang Kota, Kamis (1/5/2026).

 

🔥 Jefri Datangi Polisi Bersama Tim Pengacara

Jefri tiba sekitar pukul 15.30 WITA didampingi tim kuasa hukumnya:

  • Ferdinandus Hilman, S.H
  • Leo Tata Open, S.H.
  • Agustinus Tuber Kain, S.H.
  • Mariano Mediantara Aman, S.H.
  • Jimmy Lasibey, S.H.

Kuasa hukum Jefri, Ferdinandus Hilman, menegaskan pihaknya melaporkan delapan orang pengurus atas dugaan pemalsuan dokumen hasil keputusan pemilihan pengurus KSP Kopdit Swastisari.

Ferdinandus Hilman: “Hari ini kami datang melapor beberapa pengurus yang diduga bersama-sama memanipulasi hasil RAT.”

 

⚠️ Diduga Ubah Hasil Pemilihan, Ketua Terpilih Dipersoalkan

Menurut Ferdinandus, pihak yang dilaporkan diduga mengubah komposisi pengurus dan pengawas yang sebelumnya telah dinyatakan menang dalam proses seleksi.


😱Gila!! 11 Juta Rokok Ilegal Seharga 23,1 Milyar Disita Polisi di Perbatasan Timor Leste! -> Baca Beritanya sambil dengerin musik asyik di Tiktok @beber_fakta


Ia menyebut hasil RAT yang menetapkan Wilhelmus Geri sebagai Ketua Pengurus cacat hukum.

“Penetapan itu tidak sah karena tidak ditandatangani panitia pemilihan,” ujarnya.

Bahkan, ia menilai dugaan pelanggaran tersebut masuk ranah pidana.

Wilhelmus Geri: “Diduga melanggar Pasal 391 dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.”

 

😡 Jefri: Ada Dugaan Permufakatan Jahat

Jefri mengaku kecewa berat dengan jalannya RAT ke-37 Koperasi Swastisari.

Sebagai anggota dan peserta RAT, ia menilai proses tersebut telah mencederai prinsip dasar koperasi.

Jefri: “Ini tidak sesuai hasil perolehan suara dan UKK. Ada proses yang dilanggar.”

Ia menduga terdapat skenario terselubung untuk menggagalkan Yohanes Sason Helan, yang disebutnya sebagai ketua pengurus terpilih berdasarkan hasil seleksi.

Yohanes: “Ada dugaan permufakatan jahat untuk melengserkan ketua pengurus terpilih.”

 

👀 Singgung Dugaan Ketakutan soal Administrasi dan Keuangan

Jefri juga melontarkan dugaan serius terkait alasan di balik perubahan hasil pemilihan.

Menurutnya, ada pihak-pihak yang takut jika Yohanes Sason Helan benar-benar memimpin koperasi.

Jefri: “Jangan sampai ada sesuatu yang ditakuti terkait proses administrasi, keuangan, atau hal lain.”

 

📉 Kepercayaan Anggota Disebut Mulai Runtuh

Jefri berharap polisi mengusut tuntas laporan tersebut agar polemik di tubuh koperasi menjadi terang.

Ia menilai banyak anggota kini mulai kehilangan kepercayaan.

“Banyak anggota merasa dirugikan. Tingkat kepercayaan terhadap koperasi semakin menurun,” pungkasnya. (***/Vip-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *