Lazarus Laiskodat Memorial Cup, Dari Semau Menatap PON

Bupati Yosef Lede Buka Turnamen Lazarus Laiskodat Cup 2026

Bupati Yosef Lede, bersiap memberikan bola untuk tendangan pertama, buka Turnamen Sepak Bola Lazarus Laiskodat Memorial Cup tahun 2026, di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Minggu (4/10/2026). (Foto: Istimewa/Olahgrafis: Vico Patty-BF)
Harapan besar mengiringi pembukaan Lazarus Laiskodat Memorial Cup III 2026. Dari Semau, talenta-talenta sepakbola Kabupaten Kupang dan NTT dipersiapkan untuk melangkah lebih jauh.

BEBER FAKTA—Stadion Lazarus Laiskodat di Desa Uitao, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, menjadi titik berkumpulnya para pecinta sepakbola, Minggu (4/10/2026). Di tempat itu, Bupati Kupang Yosef Lede resmi membuka Lazarus Laiskodat Memorial Cup III 2026.

Turnamen ini bukan sekadar pertandingan sepakbola. Ajang tersebut telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut dan memperebutkan piala bergilir Lazarus Laiskodat Memorial Cup.

Dari Semau, Mimpi Sepakbola Terus Tumbuh

Lazarus Laiskodat Memorial Cup digagas oleh Anggota DPR RI Viltor Bungtilu Laiskodat. Penyelenggaraannya kemudian berkembang hingga dianggap sebagai turnamen berstandar nasional.

Ajang tersebut bahkan disebut sejajar dengan Eltari Memorial Cup. Perkembangan itu membuat Semau menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan sepakbola Kabupaten Kupang.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kupang, keberadaan turnamen ini membawa dampak lebih luas. Yosef Lede menyampaikan apresiasi kepada keluarga Laiskodat, khususnya Viktor Bungtilu Laiskodat.

Ia menilai dukungan tersebut memberi banyak sumbangsih bagi Kabupaten Kupang. Salah satunya melalui penyelenggaraan Lazarus Laiskodat Memorial Cup.

Bukan Hanya Soal Menang dan Kalah

Yosef Lede melihat turnamen ini sebagai ruang untuk menemukan pemain muda berbakat. Karena itu, ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan talenta sepakbola dari Kabupaten Kupang dan NTT.

Harapan itu semakin penting karena NTT juga akan menjadi tuan rumah PON. Talenta yang muncul dari kompetisi daerah diharapkan mendapat pembinaan secara maksimal.

“Kita berharap turnamen Lazarus Laiskodar Memorial Cup ini melahirkan talenta-talenta sepakbola luar biasa dari Kabupaten Kupang dan NTT pada umumnya, terutama untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi PON yang juga akan diselenggarakan di NTT.”

Yosef juga menilai Kabupaten Kupang memiliki banyak talenta sepakbola. Menurut dia, potensi tersebut dapat berkembang dan berprestasi jika mendapat pembinaan secara maksimal.

Standar FIFA dan 26 Tim yang Bertanding

Perkembangan Lazarus Laiskodat Memorial Cup juga mendapat perhatian PSSI NTT. Sekretaris PSSI NTT Abdul Muis mengatakan turnamen tersebut telah ditetapkan sebagai agenda rutin sepakbola di NTT.

PSSI NTT juga menetapkan penyelenggaraannya menggunakan standar aturan FIFA. Standar tersebut menjadi bagian dari perkembangan turnamen yang terus menunjukkan kemajuan sejak pertama digelar.

Jumlah peserta menjadi salah satu indikator perkembangan tersebut. Pada edisi 2026, sebanyak 26 tim ambil bagian dalam kompetisi.

Salah satunya Benfica FC dari Timor Leste. Kehadiran tim tersebut menambah warna dalam turnamen yang berlangsung di Semau.

Tiga Tahun, Semakin Banyak Peserta

Abdul Muis mengatakan perkembangan turnamen terlihat dari semakin banyaknya tim yang berpartisipasi. Kondisi itu menunjukkan Lazarus Laiskodat Memorial Cup terus mendapat perhatian.

Selama tiga tahun penyelenggaraan, turnamen ini berkembang menjadi agenda yang dinilai berstandar nasional. Perjalanan tersebut berawal dari gagasan penyelenggaraan oleh keluarga Laiskodat.

Kini, turnamen itu tidak hanya berbicara tentang pertandingan. Ada harapan agar kompetisi menjadi ruang tumbuh bagi pemain-pemain sepakbola Kabupaten Kupang dan NTT.

Olahraga dan Pembangunan Berjalan Bersama

Yosef Lede menilai penyelenggaraan Lazarus Laiskodat Memorial Cup tidak hanya meningkatkan kualitas olahraga. Menurut dia, kegiatan tersebut juga memberi dampak terhadap pembangunan di Kabupaten Kupang.

Harapan pemerintah daerah kemudian bertemu dengan agenda pembinaan olahraga. Kompetisi menjadi ruang untuk melihat kemampuan pemain sekaligus membuka peluang lahirnya talenta baru.

Di tengah persaingan 26 tim, para pemain membawa satu tujuan yang sama. Mereka tampil dalam kompetisi yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Semau Menjadi Saksi Perjalanan Berikutnya

Pembukaan Lazarus Laiskodat Memorial Cup III 2026 turut dihadiri keluarga besar Laiskodat, termasuk Oma Orpa Laiskodat dan Vito Laiskodat.

Hadir pula Kapolda NTT yang diwakili Dirkrimsus Polda NTT FX Irwan Arianto, serta Kapolres Kupang Adhitya Octorio Putra. Anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy juga hadir dalam pembukaan tersebut.

Sejumlah pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Kupang, pimpinan Bank NTT Oelamasi Edward Hede, Dirut Perumda Joni Sulaiman, serta Camat Semau dan Semau Selatan turut hadir.

Dari Stadion Lazarus Laiskodat di Desa Uitao, perjalanan turnamen memasuki tahun ketiga. Bersama kompetisi itu, harapan terhadap lahirnya talenta sepakbola dari Kabupaten Kupang dan NTT terus tumbuh. (*/Vic-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *