Ratusan sivitas akademika Universitas Nusa Cendana (Undana) memilih cara berbeda untuk merayakan hari jadi kampus mereka pada Jumat (17/7/2026). Sambil melangkah dalam kegiatan jalan sehat, mereka turun langsung memungut sampah plastik di sepanjang jalan dan ruang publik Kota Kupang.
BEBER FAKTA—Langkah kaki ratusan warga kampus menyusuri sudut-sudut kota bukan sekadar perayaan euforia seremonial semata. Mereka membuktikan bahwa selebrasi usia perguruan tinggi bisa membawa perubahan nyata bagi kebersihan lingkungan dan masyarakat sekitar.
🚶♂️ Mengubah Tradisi Perayaan Menjadi Gerakan Sosial
Selama ini, peringatan hari jadi perguruan tinggi sering kali terjebak dalam acara seremonial yang eksklusif di dalam kampus. Perayaan semacam itu kerap minim interaksi dengan masyarakat dan tidak memberikan dampak ekologis yang nyata. Ketertutupan tersebut membatasi fungsi pengabdian masyarakat serta menurunkan kepekaan sosial warga akademis.
Momen Dies Natalis ke-64 Undana kini resmi mengakhiri pola lama tersebut. Kampus memperluas ruang perayaan hingga ke area publik kota. Integrasi olahraga dan penanganan sampah plastik menjadi bukti kepedulian lingkungan yang kuat dari seluruh akademisi.
🧹 Aksi Lapangan Menelusuri Sudut Kota Kupang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama Program Pascasarjana Undana dipercaya menjadi panitia penyelenggara aksi ini. Para peserta memulai rute dari Kampus Undana Walikota dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Mereka melintasi kawasan GMIT Kota Baru, Taman Nostalgia (Tamnos), hingga ruas jalan di sekitarnya.
Sambil berjalan, para peserta aktif memungut sampah plastik dan limbah anorganik yang tersisa di jalanan. Seluruh sampah yang terkumpul kemudian dikelola lebih lanjut agar lingkungan kota tetap bersih. Setelah merampungkan rute, kegiatan dilanjutkan dengan sesi senam bersama di titik finis.
🗣️ Harapan Besar Warga NTT di Pundak Undana
Panitia memberikan apresiasi khusus kepada peserta dan kelompok yang paling aktif selama aksi kebersihan berlangsung. Penghargaan ini diberikan untuk merayakan semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika. Momen ini mempertegas komitmen kampus untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan pentingnya peran kampus bagi daerah.
“Banyak harapan masyarakat NTT yang dititipkan kepada Undana. Kita harus terus menjadi institusi yang berdampak,” tegas Rektor Undana merujuk pada pesannya saat Kick Off Dies Natalis ke-64 pada 5 Juni 2026.
💚 Dampak Nyata dan Budaya Baru di Kampus
Inovasi perayaan di luar benteng kampus ini sejalan dengan arahan rektorat. Pimpinan universitas ingin momentum Dies Natalis tidak hanya menjadi pesta internal. Kehadiran ratusan warga kampus di jalanan menghadirkan kemanfaatan sosial yang riil bagi warga Kota Kupang.
Langkah ini sekaligus membangun budaya kepedulian lingkungan yang mengakar di jiwa akademisi. Perayaan kampus kini tidak lagi menguras anggaran untuk acara seremonial semata. Aksi nyata ini mentransformasikan hari jadi kampus menjadi gerakan sosial yang menyejahterakan warga.
🌟 Komitmen Menjaga Lingkungan Kota Kupang
Aksi bersih lingkungan ini akan diteruskan oleh fakultas dan unit kerja lainnya di Undana. Seluruh unit siap mengusung konsep kegiatan berdampak serupa pada rangkaian acara berikutnya. Undana membuktikan komitmennya untuk selalu hadir dan berkolaborasi demi kelestarian lingkungan hidup.
🤝 Menutup Perayaan dengan Semangat Kolaborasi
Perubahan tradisi perayaan Dies Natalis ke-64 Undana memberikan teladan baru bagi dunia pendidikan tinggi di NTT. Menghubungkan civitas akademika dengan masyarakat lewat aksi sederhana terbukti membawa dampak besar. Langkah kecil memungut sampah hari ini menjadi awal dari kontribusi berkelanjutan kampus bagi masa depan kota.(*Sumber: Humas Undana-Audc/Red.01-BF)











