Fetomone dan Bank NTT Menggila, Juara Zoar Cup Tumbang

Hasil Pertandingan, Senin 5 Oktober 2026

Olahgrafis: Vico Patty-BF
Fetomone VC dan Bank NTT membuka persaingan Pool D Turnamen Voli SMSI Cup I 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Di sisi lain, Perumda Air Minum Kabupaten Kupang sebagai juara Zoar Cup II justru harus mengakui ketangguhan Bank NTT.

BEBER FAKTA—Malam di Bahtera Auditorium Artha Wacana Kupang, Senin (5/10/2026), menjadi panggung bagi empat tim yang datang dengan ambisi berbeda. Ada yang ingin mempertahankan momentum, ada pula yang harus segera bangkit setelah kejutan pahit.

Fetomone Membuka Laga dengan Pesan Keras

Pertandingan pertama mempertemukan Bank Indonesia dan Fetomone VC mulai pukul 18.00 WITA. Sejak peluit awal berbunyi, kedua tim langsung memperlihatkan permainan agresif.

Bola berpindah cepat dari serangan ke pertahanan. Kedua tim saling menguji konsistensi hingga pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.

Namun, Fetomone tampil lebih siap.

Pemain muda Fetomone, termasuk Putra dan kawan-kawan, mampu menjaga tekanan sejak set pertama. Mereka bahkan menutup set pembuka dengan keunggulan hingga delapan poin.

Keunggulan itu menjadi momentum penting.

Fetomone tidak memberi Bank Indonesia ruang untuk mengembangkan permainan. Energi generasi muda mereka terus terjaga hingga akhirnya Fetomone mengamankan kemenangan pada set kedua dan ketiga.

Kemenangan tersebut membuat Fetomone berada di posisi teratas klasemen sementara Pool D dengan tiga poin.

Dua Kali Bertemu, Dua Kali Bank Indonesia Terpukul

Kekalahan ini terasa semakin berat bagi Bank Indonesia karena bukan kali pertama mereka tumbang dari Fetomone.

Tim yang diperkuat sejumlah pemain senior seperti Kobus, Metu dan Koko tersebut sebelumnya juga kalah dari Fetomone pada babak perempat final Zoar Cup II.

Artinya, Fetomone kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim muda yang mengandalkan tenaga.

Mereka mulai memperlihatkan kematangan permainan.

Dari sudut pandang pertandingan, kemenangan ini juga menunjukkan pentingnya konsistensi. Fetomone mampu mempertahankan tekanan setelah unggul pada set pertama, sementara Bank Indonesia gagal membalikkan momentum.

Juara Zoar Cup II Kehabisan Napas

Cerita berbeda terjadi pada pertandingan berikutnya.

Perumda Air Minum Kabupaten Kupang datang dengan status juara Zoar Cup II. Tim ini diperkuat sejumlah pemain senior, termasuk Bayu Sedo dan Mea.

Namun, gelar juara sebelumnya tidak otomatis membuat mereka nyaman di lapangan.

Bank NTT tampil agresif dan berhasil memaksa Perumda Air Minum menyerah dengan skor 1-3.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Jihan, pemain asal Sumba Timur yang menjadi bagian penting dari permainan Bank NTT.

Serangan Bank NTT datang dalam berbagai variasi. Racikan permainan Coach Norbet Taosu membuat pertahanan Perumda Air Minum kesulitan menemukan pola untuk meredam tekanan.

Momentum paling terasa memasuki set ketiga dan keempat.

Saat Pengalaman Mulai Diuji Tenaga

Perumda Air Minum sebenarnya memiliki modal pengalaman. Namun, pertandingan yang berlangsung dalam tempo tinggi perlahan menguras tenaga para pemain senior.

Pada set keempat, Coach Louis akhirnya menarik keluar seluruh pemain senior yang terlihat mulai kelelahan. Pergantian tersebut menjadi upaya untuk menjaga permainan tetap maksimal hingga pertandingan berakhir.

Namun, Bank NTT sudah menemukan ritmenya.

Skuad Bank NTT tetap mampu mempertahankan dominasi sampai set keempat dan memastikan kemenangan 3-1.

Bagi Perumda Air Minum, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa status juara turnamen sebelumnya bukan jaminan untuk kembali menang. Setiap pertandingan membawa tekanan dan tantangan baru.

Empat Tim, Satu Tekanan: Tak Boleh Terpeleset Lagi

Dua pertandingan awal Pool D akhirnya memberikan gambaran awal persaingan.

Fetomone VC dan Bank NTT sama-sama mengoleksi tiga poin. Sementara Perumda Air Minum Kabupaten Kupang dan Bank Indonesia belum mendapatkan poin.

Namun, perjalanan masih panjang.

Hasil dua pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh tim untuk menghadapi tiga laga berikutnya. Fetomone dan Bank NTT tentu ingin menjaga momentum, sedangkan dua tim yang menelan kekalahan harus segera menemukan cara untuk bangkit.

Klasemen sementara Pool D pun memperlihatkan betapa tipisnya ruang untuk melakukan kesalahan.

1. Fetomone VC — 3 poin
2. Bank NTT — 3 poin
3. Perumda Air Minum Kabupaten Kupang — 0 poin
4. Bank Indonesia — 0 poin

Pada akhirnya, lapangan voli tidak pernah mengenal status juara atau reputasi semata.

Yang berbicara adalah performa.

Dan pada malam 5 Oktober 2026, Fetomone VC serta Bank NTT berhasil membuat pesan itu terdengar keras di Bahtera UKAW Kupang. (*/Vic-BF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *